Untuk: TUHAN ku
Ya ALLAH…ada sesuatu yg Engkau mau….walau aku tak pernah tahu, entah ini …entah itu….
Dulu, Engkau telah menabur benih dikebun hatiku. Tentang gelisah menahun dan pencarian semu.
Tapi, kini Engkau buat nyata semuanya dalam sekejap, disaat aku telah membeku. Engkau hadirkan kembali benih itu hingga bertunas dan berbunga. Apakah itu kekal atau sesaat? Itulah tanyaku padaMU.
Ya ALLAH…serasa tak kuasa aku untuk menggeleng atau mengangguk, karena begitu berat bagiku.
Disamping kiri ku ingin itu, disamping kanan ku ingin ia bahagia. Disaat bunga itu mulai mekar dan mewangi, ketakutanku mulai tiada batas. Tapi apa daya, aku sekarang berdiri disatu kaki.
Ya ALLAH… jika nanti Engkau beri jarak tempat duduk kami,….kapanpun itu…..
Hanya satu pintaku….tetap rapatkanlah hati ini.
Ya ALLAH…sampaikan pula maafku padanya….jika aku terlalu menyayanginya….
Ya ALLAH…salam hormat tak pantas untukMU…hanya rasa syukur ini yg patut terlantun…
Karena Engkau telah membimbingku tuk mengerti arti tentang:
Ketulusan dan keikhlasan dari kasih suci yg tak bertepi.
Hamba MU…..
Karya : Yudi Gimin







0 Comments to "Surat Untuk Tuhan"